Jumat, 17 Februari 2017

Jani, Bocah Finllandia Berumur 10 Tahun Yang Berhasil Menemukan Bug Pada Instagram

Jani, Bocah Finllandia Berumur 10 Tahun Yang Berhasil Menemukan Bug Pada InstagramInstagram belakangan ini di hebohkan dengan Seorang anak kecil yang berumur 10 tahun yang berasal dari Finlandia yang bernama Jani,





Anak tersebut berhasil menemukan bug Di instagram sehingga bisa leluasa menghapus komentar dan Mengganti Caption foto yang di posting pengguna lain.


Sikap Jani patut di apresiasi , walaupun dia menemukan bug di instragram tetapi tidak semena-mena berbuah ulah dan iseng kepada pengguna lain di Instagram tersebut .

Dia melaporkan dan mendemonstrasikan temuannya itu ke tim Instagram. Jani pun diganjar hadiah uang sebesar 10.000 dollar AS atau lebih dari Rp 132 juta.


“Saya menguji apakah kolom komentar di Instagram bisa menolak kode-kode berbahaya dan bug yang diberikan. Ternyata tidak,” ujar Jani

“Saya menemukan bahwa saya ternyata bisa menghapus komentar orang lain. Saya bisa menghapus komentar siapapun, seperti Justin Bieber,” lanjutnya.


Jani memang dari awal sudah tertarik oleh dunia Security dan yang menjadi gurunya selama ini ternyata Youtube dan dia belajar di youtube hingga sekarang hebat menjadi seorang yang mampu menemukan bug di Instagram tersebut.

Dia memberitahu Instagram soal kelemahan sekuriti ini pada Februari lalu. Bulan Maret dan bug tersebut sudah diperbaiki.

Instagram yang dimiliki oleh Facebook memang menyediakan hadiah uang bagi siapapun yang bisa menemukan dan melaporkan celah keamanan di layanannya melalui program “bug bounty” dari tahun 2011

Sejauh ini, program tersebut telah memberikan hadiah uang sebesar 4,3 juta dollar AS atau sekitar Rp 57 miliar ke lebih dari 800 orang penemu bug. Jani adalah orang termuda yang mendapat reward ini.

Lalu, apa yang akan dilakukannya dengan uang hadiah itu? Sederhana saja. Jani berencana membeli sebuah bola sepak ,sepeda baru dan sebuah komputer untuk saudaranya .


Dikutip dari : berita-hacker.com

Diedit oleh : ikomputert
Load disqus comments

0 komentar